
Hadirkan 20 look, TOTON pertemukan teknik artisan, wastra, dan siluet feminin dalam Fashion Nation 20th Edition - read more
Jika Mel Ahyar Archipelago membawa pecinta fashion menelusuri kekayaan budaya Nias, TOTON hadir dengan bahasa yang berbeda. Melalui koleksi TEMPAAN KALA, TOTON mengolah gagasan tentang waktu menjadi 20 look yang memperlihatkan bagaimana proses dapat membentuk sesuatu menjadi bentuk yang baru.

Koleksi ini merupakan kelanjutan dari KALA, dengan eksplorasi pada teknik-teknik yang membutuhkan waktu serta pengerjaan tangan. Batik Tuban dan batik Pekalongan menjadi bagian dari material yang diolah dalam nuansa blue and white.
Di atas runway Fashion Nation 20th Edition, konsep tersebut hadir dalam wujud yang terasa ringan dan feminin. Beberapa look mengambil inspirasi dari siluet kebaya, yang diterjemahkan secara lebih kasual dan modern. Potongan yang lebih santai berpadu dengan lace, detail dekoratif, serta rangkaian bunga, memberikan sentuhan romantis pada keseluruhan koleksi.

Nuansa putih dan biru yang mendominasi semakin memperkuat kesan tersebut. Detail bunga yang hadir pada busana maupun styling para model membuat TEMPAAN KALA terasa seperti sebuah pertemuan antara wastra, craft, dan sisi feminin yang lembut.
Bagi TOTON, Kala adalah tentang waktu, tentang sesuatu yang ditempa hingga akhirnya menjadi sesuatu yang baru. Di Fashion Nation, gagasan tersebut menemukan bentuk yang lebih ringan: wastra tradisional bergerak ke dalam siluet kontemporer, sementara teknik artisan tetap menjadi bagian penting dari prosesnya.

TOTON “TEMPAAN KALA” menjadi salah satu opening show Fashion Nation 20th Edition, menghadirkan perspektif berbeda tentang bagaimana tradisi dapat terus berubah tanpa kehilangan jejak proses yang membentuknya.
By: Kazuri Team
Photo: Courtesy of Senayan City
