Cerita Seru Sheila Dara & Fita Anggriani di Rilis UNIQLO x Cecilie Bahnsen

Shapes of Poetry: Sentuhan Romantis "Everyday Couture" di Kolaborasi Perdana UNIQLO x Cecilie Bahnsen - read more

Dunia fashion tanah air kembali dimeriahkan oleh kolaborasi cantik yang sangat dinantikan. UNIQLO Indonesia baru saja memperkenalkan koleksi spesial terbarunya bersama desainer womenswear ternama asal Copenhagen, Denmark, Cecilie Bahnsen. Mengusung tema “Shapes of Poetry”, koleksi Spring/Summer 2026 ini diperkenalkan dalam acara peluncuran intim di Hotel The Dharmawangsa, Jakarta.

Kolaborasi ini mempertemukan keindahan detail couture khas Cecilie dengan filosofi LifeWear dari UNIQLO yang mengedepankan kenyamanan, kualitas, dan fungsi. Tidak hanya memamerkan deretan busana yang memikat, acara ini juga menjadi panggung bagi sepasang sahabat karib, Sheila Dara dan Fita Anggriani, untuk berbagi cerita hangat tentang makna persahabatan, transformasi peran perempuan, hingga cara mereka mengekspresikan diri lewat pakaian.

Pertemuan Tidak Sengaja di Denmark

Siapa sangka jika kolaborasi apik ini berakar dari sebuah ketidaksengajaan? Pada tahun 2019, saat UNIQLO membuka toko pertamanya di Denmark, Yukihiro Katsuta (Senior Executive Officer Fast Retailing sekaligus Head of R&D UNIQLO) bertemu dengan Cecilie Bahnsen. Terpikat oleh pendekatan Cecilie terhadap materialitas dan detail couture, koneksi tersebut akhirnya mewujud menjadi koleksi nyata setelah tujuh tahun berselang.

Cecilie Bahnsen, yang merupakan lulusan Royal College of Art London, mengekspresikan kekagumannya terhadap etos kerja brand asal Jepang tersebut.

“Saya selalu mengagumi design ethics dari brand Jepang. Filosofi LifeWear UNIQLO terasa sangat dekat dengan pendekatan kami, yang berdasar pada bagaimana perempuan bergerak, hidup, dan mengekspresikan diri melalui pakaian,” ungkap Cecilie.

Melalui sentuhan feminin dan romantis yang kontemporer, Cecilie menerjemahkan elemen khasnya—seperti motif floral, siluet bervolume, frill, dan shirring—ke dalam busana yang nyaman dan wearable untuk aktivitas sehari-hari.

Menghidupkan “Everyday Couture” yang Ringan dan Versatile

Bagi UNIQLO Indonesia, kehadiran koleksi ini mendefinisikan ulang arti dari modern femininity yang personal dan fleksibel untuk berbagai gaya.

See also  Intip Koleksi Spesial Fashion Brand Lokal di Festival Ramadan Ekstra Seru

“DNA Cecilie Bahnsen yang feminin dan penuh craftsmanship terasa sangat selaras dengan komitmen LifeWear terhadap kenyamanan dan kualitas. Lewat koleksi ini, kami ingin menghadirkan pakaian yang terasa romantis dan istimewa, namun tetap terasa ringan, versatile, dan nyaman dipakai sehari-hari,” jelas Evy Christina Setiawan, Senior Marketing Manager UNIQLO Indonesia.

Evy juga menambahkan bahwa pakaian dalam koleksi ini dirancang agar mudah dipadupadankan untuk berbagai momen keseharian perempuan modern, mulai dari hangout, bekerja, hingga menemani anak bermain.

Cerita Sheila Dara & Fita Anggriani: Persahabatan Effortless

Keseruan acara semakin terasa dengan kehadiran Sheila Dara dan Fita Anggriani. Di usia persahabatan 13 tahun, keduanya membuktikan bahwa hubungan yang langgeng lahir dari rasa saling memahami yang mengalir tanpa tekanan.

“Aku pertama kali ketemu Sheila tahun 2012… Dari situ jadi pengen temenan sama dia, hahaha. Setelah itu kita jadi sering ketemu dan terus dekat sampai sekarang,” kenang Fita sambil tertawa.

“Menurut aku pribadi, untuk menjaga pertemanan itu less effort is better, makanya sampai sekarang pertemanan kita masih awet. Yang aku suka dari berteman sama Fita itu walaupun kita sama-sama sibuk, tapi giliran ketemu rasanya nggak ada waktu yang terlewat,” tambah Sheila.

Menariknya, nilai persahabatan yang effortless ini dinilai oleh Evy Christina serupa dengan proses di balik kolaborasi UNIQLO dan Cecilie Bahnsen, di mana kerja sama yang kuat lahir karena adanya kesamaan shared values.

Transformasi Gaya Personal dan Lini Childrenswear Pertama

Seiring berjalannya waktu dan bertambahnya peran—di mana Fita kini juga berperan sebagai seorang ibu—selera berpakaian keduanya ikut berevolusi.

Fashion aku pasti berubah. Aku yang tahun 2013 jauh banget dibanding sekarang secara style… dulu aku cenderung blindly follow the trend. Kalau sekarang, aku lebih bisa memilah mana yang memang sesuai dengan core identity aku,” ujar Sheila Dara, menekankan pentingnya kenyamanan yang personal dalam memilih pakaian.

See also  Mengukir Masa Depan Mode Indonesia Melalui PINTU Incubator di JF3 2025

Koleksi “Shapes of Poetry” ini juga mencetak sejarah baru karena menjadi lini childrenswear pertama dari Cecilie Bahnsen. Terinspirasi dari keponakannya, Cecilie menghadirkan dress, T-shirt, dan skort untuk anak perempuan dengan desain yang selaras dengan koleksi dewasa.

Fita Anggriani menyambut antusias kehadiran lini anak ini, terutama karena putrinya, Emma, sudah mulai kritis memilih pakaiannya sendiri.

“Aku yakin Emma bakal suka koleksi ini, karena dia sangat suka T-shirt. Yang aku suka dari koleksi T-shirt ini adalah karena nyaman dikenakan namun tetap memiliki detail floral yang feminin, jadi terasa manis tanpa berlebihan,” tutur Fita.

Bagi para ibu yang ingin tampil kompak dengan si kecil, Evy Christina memberikan tips bahwa koleksi ini didesain agar ibu dan anak bisa tampil harmonis tanpa harus terlihat identik atau “copy-paste”. Fleksibilitas styling-nya sangat luas, namun tetap mengutamakan bahan yang ringan agar tidak membatasi gerak aktif anak.

Melalui “Shapes of Poetry”, pakaian bukan lagi sekadar apa yang menempel di tubuh, melainkan refleksi dari cara kita hidup, bertumbuh, dan merayakan hubungan berharga.

Koleksi UNIQLO and Cecilie Bahnsen Spring/Summer 2026 akan resmi tersedia mulai 27 Mei 2026 di seluruh toko UNIQLO Indonesia. Dan untuk pilihan koleksi yang lebih lengkap, bisa kunjungi toko UNIQLO di Pondok Indah Mall 3, Senayan City, Plaza Indonesia (yang akan dibuka bersamaan pada 27 Mei), serta melalui aplikasi atau situs resmi UNIQLO Indonesia.

By: Kazuri Team

Photo: Courtesy of UNIQLO Indonesia