Dari Cerita Turun-Temurun ke Layar Vertikal

Ada cerita-cerita yang tumbuh bersama masa kecil kita. Diwariskan dari generasi ke generasi, dan menjadi bagian dari kekayaan budaya Nusantara - read more

Ada cerita-cerita yang tumbuh bersama masa kecil kita. Timun Mas dengan keberaniannya menghadapi Buto Ijo, atau kisah Nyi Roro Kidul yang lekat dengan legenda penguasa Laut Selatan. Cerita-cerita tersebut telah diwariskan dari generasi ke generasi, hadir dalam berbagai bentuk dan menjadi bagian dari kekayaan budaya Nusantara.

Kini, kisah-kisah itu menemukan ruang baru untuk diceritakan kembali. Melalui #MusikalDiRumahAja, Indonesia Kaya bersama BOOW Live dan ADPRO menghadirkan dua legenda Nusantara, Timun Mas dan Nyi Roro Kidul: Wahai Ratu Pantai Selatan, dalam format mikro-drama-musikal vertikal yang dapat disaksikan melalui kanal TikTok Indonesia Kaya.

Bukan sekadar memindahkan pertunjukan ke layar ponsel, format baru ini menjadi cara lain untuk mendekatkan cerita rakyat kepada audiens masa kini, khususnya generasi muda yang akrab dengan konten digital. Unsur drama dan musikal tetap menjadi karakter utama, tetapi dikemas dalam durasi yang lebih ringkas dan pendekatan visual yang disesuaikan dengan format vertikal.

“Melalui #MusikalDiRumahAja, kami ingin menghadirkan kekayaan cerita rakyat Indonesia dengan cara kekinian, khususnya generasi yang akrab dengan konten digital. Tahun ini, kami menghadirkan kisah Timun Mas dan Nyi Roro Kidul dalam format mikro-drama-musikal vertikal yang memadukan drama dan musik dalam durasi yang lebih ringkas,” ujar Renitasari Adrian, Program Director Indonesia Kaya.

Cerita Timun Mas
Cara baru untuk bercerita

Sejak diperkenalkan pada 2020, #MusikalDiRumahAja telah menjadi salah satu upaya Indonesia Kaya untuk menghadirkan cerita rakyat Indonesia melalui pendekatan musikal dan kolaborasi lintas disiplin. Program ini sebelumnya telah hadir melalui kanal YouTube Indonesia Kaya, dengan beragam kisah dari berbagai daerah yang diadaptasi melalui medium musikal.

See also  Musikal Absurd: Ketika Hidup Terlalu Absurd untuk Dipahami

Tahun ini, eksplorasi tersebut berlanjut ke TikTok. Format vertikal menghadirkan tantangan tersendiri bagi tim produksi. Komposisi gambar, pergerakan kamera, ekspresi pemain, hingga penempatan elemen musik perlu dirancang ulang agar cerita tetap menarik dan mengalir dalam ruang visual yang lebih terbatas.

Namun, keterbatasan ruang tersebut justru membuka kemungkinan baru dalam bercerita. Penonton dapat merasa lebih dekat dengan karakter dan konflik yang mereka hadapi.

“Menggarap #MusikalDiRumahAja dalam format vertikal menjadi tantangan tersendiri, karena kami perlu menerjemahkan pengalaman bercerita melalui film dan pertunjukan musikal ke dalam ruang visual yang lebih terbatas. Di sisi lain, format vertikal juga membuka peluang untuk mengeksplorasi cara bercerita yang lebih intim, dengan membawa penonton lebih dekat pada karakter dan konflik yang mereka hadapi,” jelas Bayu Pontiagust, Sutradara #MusikalDiRumahAja 2026.

Kedua produksi ini melibatkan Bayu Pontiagust sebagai Sutradara Movie, Aldafi Adnan sebagai Sutradara Musikal, dan Palka Kojansow sebagai penulis. Melody Asri memerankan Timun Mas, sementara Galabby Thahira tampil sebagai Kanjeng Ratu Kidul.

Kolaborasi ini juga menjadi ruang bagi para alumni program Intensif Musikal Budaya (IMB) dari berbagai angkatan untuk kembali terlibat dalam produksi. Tidak hanya sebagai pemain, keterlibatan mereka juga hadir di balik layar, antara lain sebagai koreografer dan vocal director. Sebuah kesinambungan yang memperlihatkan bagaimana ruang pengembangan talenta seni dapat terus terhubung dengan karya-karya baru.

ki: Timun Mas, ka: Nyi Roro Kidul
Dua legenda, dua perjalanan perempuan

Dalam produksi Timun Mas, penonton diajak mengikuti kisah seorang anak perempuan yang harus menghadapi ancaman Buto Ijo. Berawal dari keinginan Mbok Randa untuk memiliki seorang anak, sebuah kesepakatan dengan sang raksasa membawa konsekuensi yang harus dihadapi Timun Mas ketika dewasa.

See also  Sambut HUT Jakarta, Galeri Indonesia Kaya Suguhkan Komedi Betawi

Saat tiba waktunya untuk diserahkan kepada Buto Ijo, Timun Mas memilih melawan. Berbekal petunjuk Dewi Sri dan empat benda ajaib pemberian seorang pertapa, ia berjuang merebut kembali kebebasannya. Dalam peran ini, Melody Asri menghadirkan kembali sosok yang telah lama dikenal dalam cerita rakyat Indonesia.

Sementara itu, Nyi Roro Kidul: Wahai Ratu Pantai Selatan menelusuri perjalanan Putri Kadita, putri Prabu Siliwangi yang terusir dari kerajaan akibat kecemburuan dan siasat Dewi Mutiara. Setelah dikutuk hingga menderita penyakit kulit dan diasingkan, Kadita menuju Pesisir Selatan. Di sana, ia terbebas dari kutukan dan terlahir kembali sebagai Nyi Roro Kidul, penguasa Laut Selatan.

Diperankan oleh Galabby Thahira, kisah ini membawa penonton mengikuti perjalanan Kadita dalam menghadapi pengkhianatan, menemukan kekuatannya, hingga menjalankan tanggung jawab sebagai penguasa lautan. Ceritanya juga berlanjut pada pertemuannya dengan Panembahan Senopati dan Perjanjian Dua Dunia yang menjadi bagian dari legenda tersebut.

Kedua kisah ini menghadirkan perjalanan karakter yang berbeda, tetapi sama-sama berbicara tentang keberanian, perjuangan, dan penemuan kekuatan diri.

Cerita Nyi Roro Kidul
Menjaga cerita agar terus hidup

Masing-masing produksi #MusikalDiRumahAja 2026 hadir dalam delapan episode. Timun Mas telah tayang sejak 1 September 2026, sementara Nyi Roro Kidul: Wahai Ratu Pantai Selatan mulai hadir pada 14 Oktober 2026. Keduanya dapat disaksikan melalui kanal TikTok Indonesia Kaya.

Bagi Indonesia Kaya, menghadirkan cerita rakyat dalam format baru bukan berarti menghilangkan nilai dan kekayaan yang terkandung di dalamnya. Justru, perubahan medium membuka kesempatan bagi lebih banyak orang untuk mengenal kembali kisah-kisah tersebut dari sudut pandang yang berbeda.

“Bagi kami, cerita rakyat bukan sekadar kisah yang diwariskan dari generasi ke generasi, tetapi juga bagian dari kekayaan budaya yang selalu punya ruang untuk diceritakan kembali. Semoga melalui #MusikalDiRumahAja, semakin banyak orang yang tertarik mengenal cerita rakyat Indonesia dan ikut menjaga agar kisah-kisah ini terus hidup, dikenal, dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” tutup Renitasari.

See also  Musikal Dangdut: Kukejar Kau Sayang, Pesan Tentang Cinta, Ambisi, dan Persahabatan

Mungkin, yang membuat sebuah cerita bertahan bukan hanya seberapa sering ia diceritakan, tetapi juga seberapa banyak cara yang ditemukan untuk membuatnya tetap relevan. Dari cerita yang dahulu kita dengar, kini legenda Nusantara hadir di layar vertikal, menemui generasi baru dan membuka kesempatan bagi kisah-kisah lama untuk kembali dikenal.

By: Kazuri Team

Photo: Courtesy of Indonesia Kaya