15 Tahun Yayasan Ronald McDonald House Menemani Keluarga Pasien Anak

Ketika buah hati harus berjuang melawan penyakit serius, kehadiran tempat singgah yang hangat dan dukungan keluarga adalah obat terbaik - read more

Saat menjalani pengobatan intensif di rumah sakit yang jauh dari kampung halaman, tantangan yang dihadapi keluarga bukan sekadar rasa cemas akan kondisi kesehatan sang anak. Masalah biaya akomodasi, tempat tinggal sementara, hingga kelelahan mental seringkali menjadi beban tambahan yang berat bagi para orang tua.

Selama 15 tahun terakhir, Yayasan Ronald McDonald House Indonesia (yang sebelumnya dikenal sebagai Yayasan RMHC) konsisten hadir untuk meringankan beban tersebut. Memasuki usia penempatannya yang ke-15, yayasan ini memperkenalkan identitas serta logo baru yang lebih segar dengan simbol hati dan rumah, menegaskan filosofi “Putting Families at the Heart of Care” serta semangat utama “Keluarga Tetap Bersama”.

Sepanjang perjalanannya di Indonesia, fasilitas Rumah Singgah yang disediakan telah memberikan 78.202 malam menginap gratis bagi 3.108 keluarga. Langkah ini berhasil membantu memangkas biaya akomodasi dan transportasi pasien hingga sekitar Rp7,82 miliar.

Ketua Yayasan Ronald McDonald House Indonesia, Caroline Djajadiningrat, mengungkapkan bahwa pembaruan identitas ini merupakan bentuk komitmen jangka panjang yayasan untuk terus membersamai keluarga di masa-masa penuh tantangan.

“Pembaruan identitas ini menjadi momentum bagi kami untuk menegaskan kembali komitmen Yayasan Ronald McDonald House Indonesia yang sejak awal ditujukan untuk memastikan keluarga dapat tetap bersama saat anak menjalani masa pengobatan yang penuh tantangan. Selama 15 tahun, kami telah menyaksikan bagaimana kehadiran rumah singgah dan berbagai program kami membantu meringankan beban keluarga. Kedepannya, kami ingin terus memperluas jangkauan bantuan agar semakin banyak keluarga dapat merasakan dukungan dan manfaat yang sama,” ujar Caroline Djajadiningrat.

Ruang Aman dan Keluarga Baru bagi Para Pejuang Kesembuhan

Saat ini, ada empat Rumah Singgah yang beroperasi penuh, tiga di Jakarta (Lebak Bulus, Kiara RSCM, dan Kemanggisan) serta satu di Denpasar, Bali, dengan total 111 kamar pribadi gratis bagi keluarga pasien. Selain tempat singgah, kehadiran fasilitas ini juga menjadi ruang bagi para orang tua untuk saling menguatkan.

See also  Wujudkan Sepak Bola Inklusif, McDonald’s Indonesia Gelar Pelatihan Bersama Indra Sjafri

Kisah haru datang dari Dini, ibunda Keenan (4 tahun) asal Sumbawa Besar, NTB, yang mendampingi anaknya berjuang melawan tumor otak di Denpasar.

“Di sini, saya menemukan keluarga baru. Kami semua pejuang sembuh yang saling support. Saat sebelumnya tinggal di kos, saya dan suami hanya bisa menangis berdua. Di rumah singgah, kami saling merangkul. Energi positif di sini menjadi kekuatan besar bagi keluarga kami,” cerita Dini.

Perjuangan serupa dirasakan oleh Ayu, ibunda Angeline (10 tahun) asal Rembang, Jawa Tengah, yang harus merujuk putrinya ke Jakarta akibat sindrom Guillain-Barré. Dukungan moral dan fasilitas yang nyaman membuat mereka merasa tidak sendirian di tengah kota besar.

“Kalau di kampung merasa sendiri, tapi di rumah singgah merasa banyak yang menemani dan tenang. Rasanya lebih aman dan terjaga,” ucap Angeline.

Terus Perluas Jangkauan ke Surabaya dan Lampung

Tidak berhenti sampai di sini, Yayasan Ronald McDonald House Indonesia berencana memperluas jangkauan layanannya dengan membangun Rumah Singgah kelima di RS Kemenkes Surabaya berkapasitas 33 kamar, serta fasilitas Family Room di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Lampung.

Langkah mulia ini turut didukung penuh oleh berbagai mitra, salah satunya McDonald’s Indonesia yang konsisten mendampingi sejak 2011 melalui kotak donasi di Self-Ordering Kiosk (SOK), penjualan merchandise eksklusif McHappy Socks, hingga dukungan langsung.

“Dari tahun ke tahun, kami melihat langsung bagaimana Yayasan Ronald McDonald House Indonesia memberikan dukungan nyata bagi puluhan ribu keluarga pasien anak. Sejalan dengan komitmen McDonald’s Indonesia untuk hadir sepenuhnya bagi Indonesia, kami ingin terus menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat tersebut,” tambah Meta Rostiawati, Associate Director of Communications McDonald’s Indonesia.

See also  Hadirkan Harapan bagi Pasien Anak dengan ‘McHappy Socks’ dari McDonald’s

Melalui kolaborasi dan kepedulian yang berkelanjutan, yayasan berharap tidak ada lagi orang tua yang harus kebingungan mencari tempat bernaung di tengah perjuangan merawat buah hati mereka.

By: Kazuri Team

Photo: Courtesy of Yayasan Ronald McDonald House Indonesia