
Elegansi sejati selalu menemukan jalannya sendiri—tenang, percaya diri, dan tak terbatas - read more
Di dunia mode yang kerap bergerak antara dua kutub—romantis dan tegas, lembut dan kuat—Phangsanny memilih untuk tidak berada di salah satunya. Melalui koleksi bertajuk Éthérée, desainer ini justru menghadirkan sebuah ruang di mana kontradiksi dapat hidup berdampingan dengan harmonis.
Diambil dari Bahasa Prancis yang berarti “ethereal” atau tak berbatas, Éthérée menjadi benang merah yang merangkai keseluruhan koleksi. Bukan sekadar menghadirkan keindahan visual, koleksi ini menawarkan refleksi yang lebih dalam tentang perempuan modern yang tidak lagi merasa perlu memilih antara kelembutan dan ketegasan sebagai identitasnya.
Atmosfer tersebut bahkan sudah terasa sejak sebelum pertunjukan dimulai. Di balik panggung, gaun-gaun putih bergerak tenang di antara siluet bernuansa champagne, menciptakan suasana yang hampir puitis. Namun ketika koleksi mulai berjalan di atas runway, narasi yang ditawarkan berkembang menjadi sesuatu yang lebih kuat: pertemuan antara struktur dan fluiditas, antara disiplin desain dan kebebasan ekspresi.

Ketegasan dan Kelembutan yang Elegan
Pada koleksi ini, Phangsanny menghadirkan permainan siluet yang bersih dan modern. Inspirasi budaya Nusantara hadir secara subtil melalui detail dan motif yang diterjemahkan secara kontemporer, berpadu dengan proporsi yang terukur dan konstruksi yang presisi.
Sementara itu, Phangsanny Couture menampilkan gaun pengantin yang clean namun penuh intensitas. Gaun-gaun strapless column, permainan tekstur yang nyaris tak terlihat, hingga garis yang tegas namun lembut, menciptakan kesan elegan yang tak perlu berteriak untuk menarik perhatian.

Koleksi ini juga mencerminkan perubahan cara pandang terhadap feminitas dalam lanskap mode masa kini. Jika dahulu perempuan sering diposisikan dalam dikotomi antara kelembutan dan kekuatan, kini keduanya dapat hadir secara bersamaan.
“Bagi saya, keindahan hari ini bukan tentang memilih antara lembut atau kuat, tetapi bagaimana keduanya bisa hadir dalam satu siluet yang sama. Éthérée adalah tentang keseimbangan dan kebebasan yang berjalan berdampingan,” ujar Phangsanny.
Pernyataan tersebut terasa nyata dalam setiap tampilan yang ditawarkan. Tidak ada drama yang berlebihan, tidak ada ornamen yang mendominasi. Sebaliknya, setiap detail terasa terkontrol, modern, dan memiliki tujuan yang jelas. Keindahan hadir melalui proporsi, gerak, dan cara sebuah busana berinteraksi dengan tubuh pemakainya.
Lebih dari sekadar koleksi couture, Éthérée menjadi representasi tentang perempuan masa kini yang semakin nyaman dengan kompleksitas dirinya. Ia bisa lembut tanpa kehilangan ketegasan. Ia bisa kuat tanpa meninggalkan sisi feminin. Dan yang terpenting, ia tidak lagi merasa perlu mendefinisikan dirinya dalam batas-batas yang sempit.

Melalui Éthérée, Phangsanny memahami bahwa kemewahan modern tidak selalu lahir dari kemegahan yang eksplisit. Terkadang, kemewahan justru hadir dalam bentuk yang paling subtil. Siluet yang sempurna, detail yang presisi, dan kemampuan busana untuk membuat perempuan merasa utuh sebagai dirinya sendiri.
Dalam lanskap fashion yang terus berubah, Éthérée hadir sebagai pengingat bahwa elegansi sejati selalu menemukan jalannya sendiri—tenang, percaya diri, dan tak terbatas.
By: Kazuri Team
Photo: Courtesy of Phangsanny By Learry Han
