Mobilitas tinggi saat mudik tingkatkan risiko luka ringan akibat jatuh atau tergores. Antisipasi dengan menyertakan antiseptik Povidone-Iodine sebagai bawaan wajib. - read more
Bulan suci Ramadan sudah di depan mata. Salah satu tradisi yang dilakukan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia di ujung Ramadan adalah mudik dan merayakan Idul Fitri bersama keluarga. Mobilitas tinggi saat mudik ini menyebabkan berbagai tantangan, termasuk meningkatnya risiko luka ringan akibat kecelakaan kecil, terjatuh, tergores, atau terkena benda panas saat memasak. Untuk membuat mudik lebih tenang dan nyaman, sertakan antiseptik luka yang mengandung Povidone-Iodine ke dalam list barang bawaan wajib.
Mengapa begitu? Karena antiseptik luka Povidone-Iodine efektif dalam perawatan luka, membantu membersihkan dan menangani luka, serta mencegah infeksi. Sehingga, memiliki perlengkapan pertolongan pertama dengan antiseptik Povidone-Iodine menjadi langkah penting dalam mendukung kenyamanan keluarga selama Ramadan dan mudik.
Povidone-Iodine Efektif Menangani Luka Ringan
Benyamin Wuisan, Country Manager iNova Pharmaceuticals Indonesia, menyampaikan, “Perawatan luka yang tepat dapat mendukung pengalaman Ramadan dan mudik keluarga lebih aman dan menyenangkan. Selama 50 tahun, kami telah berinovasi dalam menghadirkan solusi perawatan luka yang dapat digunakan dalam berbagai kondisi sehari-hari. Antiseptik luka yang mengandung Povidone-Iodine terbukti efektif untuk menangani berbagai jenis luka ringan. Dengan persiapan yang tepat, keluarga dapat merasa aman dan nyaman dalam menghadapi berbagai situasi saat Ramadan dan mudik.”
Luka yang tidak dirawat dengan baik berisiko masuknya bakteri ke dalam luka dan menyebabkan infeksi. Oleh karena itu, memilih antiseptik yang tepat merupakan langkah utama dalam perawatan luka. Berdasarkan data laboratorium, Povidone-Iodine dikenal sebagai antiseptik luar yang memiliki spektrum luas dalam membunuh bakteri, virus, jamur, dan spora penyebab infeksi.

Care, Anissa Aziza, Ibu dan Tokoh Publik, dan dr. Gia Pratama, Edukator Kesehatan
dr. Gia Pratama, Dokter dan Edukator Kesehatan, menjelaskan bahwa setiap luka terbuka, sekecil apa pun, harus segera dibersihkan dan ditangani dengan benar. Membilas luka dengan air bersih adalah langkah awal, tetapi tidak cukup untuk membunuh kuman.
“Povidone-Iodine bekerja dengan menembus dinding sel mikroorganisme, secara efektif membunuh bakteri, virus, jamur, dan spora. Hal ini membantu luka sembuh lebih cepat dan mencegah komplikasi. Memilih antiseptik luka yang mengandung Povidone-Iodine adalah langkah kecil namun penting untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan keluarga, terutama selama Ramadan dan perjalanan mudik,” jelas dr. Gia.
Sebagian masyarakat masih menggunakan alkohol untuk membersihkan luka. Sayangnya, penggunaan alkohol untuk merawat luka justru dapat menyebabkan iritasi dan memperlambat proses penyembuhan. Alkohol tidak mampu membunuh semua jenis mikroorganisme, termasuk spora yang dapat menyebabkan infeksi, serta dapat merusak jaringan sehat di sekitar luka.[2]
Fitria Dewi Astari, Brand Manager Wound Care, menekankan pentingnya edukasi mengenai penggunaan antiseptik yang tepat. “Alkohol sering digunakan sebagai antiseptik luka, tetapi dapat menyebabkan rasa perih yang berlebihan, merusak jaringan sehat, dan memperlambat penyembuhan. Povidone-Iodine adalah pilihan yang lebih baik karena dapat membunuh kuman penyebab infeksi tanpa merusak jaringan kulit, sehingga lebih aman untuk digunakan dalam perawatan luka sehari-hari.”
Alkohol juga dapat memicu reaksi iritasi kulit seperti dermatitis kontak, terutama pada anak-anak,[3] Dengan pemilihan antiseptik yang tepat, risiko terjadinya infeksi lebih kecil, sehingga keluarga dapat menjalani Ramadan dan mudik dengan lebih aman dan nyaman.
Anissa Aziza, seorang Ibu dan public figure, berbagi pengalamannya dalam mempersiapkan kesehatan keluarga saat perjalanan panjang. “Sebagai seorang ibu, saya selalu memastikan anak-anak tetap terlindungi selama perjalanan. Saat anak terjatuh dan mengalami luka, sering kali takut karena perih saat dibersihkan. Saya sudah tidak lagi menggunakan alkohol karena membuat anak merasa sakit dan perih saat diobati. Antiseptik yang mengandung Povidone-Iodine lebih nyaman digunakan, tidak perih berlebihan, dan merawat luka sembuh lebih cepat.*”
Edukasi yang tepat dan pemilihan antiseptik yang sesuai, dapat membuat keluarga lebih siap dalam menghadapi berbagai situasi selama Ramadan dan mudik. Memastikan setiap anggota keluarga memiliki perlindungan optimal akan mendukung perjalanan yang lebih aman dan nyaman.
By: Kazuri Team | Photo: Ilustrasi & Courtesy of Betadine
*Antiseptik luka yang mengandung Povidone-Iodine tidak direkomendasikan untuk anak di bawah usia 2 tahun.
[2] Tan El, et al. Comparative in vitro evaluation of the antimicrobial activities of povidone-iodine and other commercially available antiseptics against clinically relevant pathogens. GMS Hyg Infect Control 2021; Bigliardi PL, et al. Povidone-iodine in wound healing: A review of current concepts and practices. International Journey of Surgery 44 (2017) 260e268; WebMD. Slideshow: Wound Care True or False. Available at https://www.webmd.com/first-aid/ss/slideshow-wound-care-dos-and-donts Accessed on February 14, 2024
[3] What are the side effects of Isopropyl Alcohol?. Available at https://synapse.patsnap.com/article/what-are-the-side-effects-of-isopropyl-alcohol Accessed on February 14, 2024




