
Konsep luxury yang menyatu dengan alam dan budaya lokal melalui Amankila dan Amanjiwo - read more
Selama bertahun-tahun, kemewahan identik dengan bangunan megah, fasilitas eksklusif, dan alamat prestisius. Namun kini, definisi tersebut mengalami pergeseran. Di pasar luxury property global, nilai sebuah hunian semakin ditentukan oleh kemampuannya menghadirkan pengalaman yang autentik—menyatu dengan lanskap, budaya, dan kehidupan di sekitarnya.
Alih-alih mendominasi lingkungan, arsitektur kini dirancang untuk menghormati karakter sebuah tempat. Alam bukan lagi sekadar latar belakang yang indah, melainkan bagian dari pengalaman tinggal itu sendiri. Pergeseran inilah yang kemudian melahirkan konsep sense of place, sebuah filosofi yang semakin menjadi tolok ukur dalam pengembangan hunian mewah di berbagai belahan dunia.
Salah satu jenama yang telah lama menerapkan filosofi tersebut adalah Aman. Di setiap destinasi, grup hospitality dan residensial mewah ini merancang properti yang tumbuh dari identitas lokal—menghormati lanskap, mengadopsi warisan budaya, sekaligus menghadirkan kenyamanan kontemporer yang menjadi ciri khasnya.
Di Indonesia, pendekatan ini kini diwujudkan melalui Aman Residences, Amankila di Bali dan Amanjiwo di Jawa Tengah. Meski berada di lanskap yang sangat berbeda, keduanya memiliki benang merah yang sama, yakni menghadirkan hunian yang tidak terpisah dari destinasinya, tetapi menjadi bagian alami darinya.

Amankila, Harmoni dengan Laut dan Gunung Bali
Di pesisir timur Bali, Aman menghadirkan Amankila Residences sebagai pengembangan residensial pertamanya di Indonesia. Koleksi yang hanya terdiri dari sebelas vila privat ini berdiri di lereng perbukitan dengan panorama langsung menuju Selat Lombok dan Gunung Agung, dua elemen alam yang telah lama menjadi ikon kawasan tersebut.
Alih-alih mengejar kemegahan visual, desain Amankila mengadopsi bahasa arsitektur resor ikonisnya dengan interpretasi kontemporer terhadap bentuk dan material khas Bali. Setiap hunian dirancang sebagai rangkaian paviliun yang saling terhubung melalui jalur beratap. Menciptakan pengalaman hidup yang mengalir antara ruang dalam dan luar.
Teras yang luas, kolam renang infinity, serta taman pribadi ditempatkan sedemikian rupa agar menyatu dengan kontur alam, sekaligus memaksimalkan pemandangan. Filosofi hidup masyarakat Bali yang menjunjung keseimbangan antara manusia dan alam pun menjadi inspirasi utama dalam setiap detail perancangannya.

Amanjiwo, Kemewahan yang Berakar pada Warisan Budaya Jawa
Jika Amankila menawarkan lanskap pesisir tropis, Amanjiwo menghadirkan pengalaman yang sama sekali berbeda.
Terletak di Perbukitan Menoreh, Jawa Tengah, Aman Residences, Amanjiwo menghadap langsung ke Candi Borobudur. Kehadirannya tidak hanya menawarkan panorama salah satu situs warisan dunia paling ikonis di Indonesia, tetapi juga membawa penghuni lebih dekat dengan sejarah, spiritualitas, dan kekayaan budaya Jawa.
Koleksi yang sangat eksklusif ini hanya terdiri dari empat vila privat. Seperti halnya Amankila, setiap hunian dirancang sebagai paviliun-paviliun terpisah yang mengelilingi lanskap utama. Memungkinkan hubungan yang lebih alami antara bangunan dan lingkungan sekitar.
Bahasa arsitektur Amanjiwo yang terkenal dengan penggunaan batu kapur (limestone) tetap dipertahankan, dipadukan dengan tata ruang terbuka yang mengutamakan privasi, skala yang proporsional, serta koneksi langsung dengan alam. Hasilnya adalah hunian yang terasa tenang, kontemplatif, sekaligus mencerminkan karakter budaya tempatnya berdiri.

Lebih dari Sekadar Memiliki Properti
Kehadiran Amankila dan Amanjiwo mencerminkan perubahan cara pandang terhadap kepemilikan hunian mewah. Saat ini, bukan hanya lokasi premium atau desain spektakuler yang dicari, tetapi juga hubungan emosional dengan lingkungan tempat tinggal.
Arsitektur menjadi medium untuk menerjemahkan identitas lokal, sementara lanskap dan budaya menjadi bagian dari pengalaman hidup sehari-hari. Dalam konteks inilah, kedua Aman Residences di Indonesia menawarkan perspektif baru tentang arti kemewahan. Sebuah rumah yang tidak mengubah karakter tempatnya berdiri, melainkan memperkuatnya.
Sejalan dengan perkembangan tersebut, Aman juga berencana memperluas portofolio residensialnya di Asia, termasuk di Singapura dan sejumlah destinasi lain. Langkah ini mempertegas visi Aman dalam menghadirkan hunian berkelas dunia yang selalu berangkat dari karakter dan identitas setiap lokasi.
By: Kazuri Team
Photo: Courtesy of AMAN
