Melalui PINTU Incubator, desainer muda Indonesia dan Prancis berkesempatan unjuk gigi di panggung JF3 - read more
CLV

Menciptakan busana yang berani, bergaya, dan fungsional, label artwear ini didirikan oleh Cita Adira Clavi Kirana. Di panggung JF3 2025, CLV mengangkat cerita soal kreativitas tanpa batas. Menghadirkan koleksi ‘WIP (Work in Progress)’, jenama ini memadukan tas dan fesyen dengan alat-alat modular yang seluruhnya dapat dikenakan.
Setiap detail dirancang untuk mendukung para kreator sejati yang selalu bergerak. Nama WIP sendiri bukan hanya berarti Work In Progress, lebih dari itu juga sebagai pengingat bahwa saat ini, CLV sedang dalam proses menuju Paris.
Dya Sejiwa

Jenama ready-to-wear yang didirikan Nadya Kinanti Arifin ini identik dengan potongan busana yang tak lekang waktu. Memadukan teknik tradisional dengan desain kontemporer, Dya Sejiwa konsisten menghadirkan ragam busana yang cocok untuk berbagai kesempatan.
Kali ini Dya Sejiwa mengungkapkan cerita keindahan metamorfosis lewat busana bernuansa kupu-kupu. Mengusung tema ‘Merekah’, koleksi hadir dalam warna pastel, siluet mengembang, serta motif dan struktur kupu-kupu yang tampak hidup. Kain sutra mentah, organza sutra, serta tenun bulu menjadi bahan-bahan yang dipakai untuk membangun kisah ini.
Lil Public

Menampilkan koleksi bertajuk ‘Hisashi Series’, Lil Public terinspirasi dari novel karya Hisashi yang mengeksplorasi bagaimana makanan dapat membangkitkan kenangan, emosi, dan cerita hidup seseorang.
Koleksi casual streetwear dengan cutting oversize bergaya urban dikreasikan untuk memudahkan padu padan. Karakter kartun monster imut di atas Hoodie, Work Jacket, Leather Jacket, Shirt & Tshirt, menjadikan koleksi ini terkesan menyenangkan, terlebih ketika dipadukan dengan celana longgar dari bulu-bulu mengembang.
Rizkya Batik

Mengusung tema ‘Mimo’, yang dimaknai sebagai panggilan ‘Ibu’ dari anak tercinta, Rizkya Batik menampilkan busana fungsional perempuan aktif, khususnya ibu menyusui. Melalui koleksi ini, Rizkya Batik mengembangkan motif batik buketan klasik yang dipadukan motif stripes. Menghadirkan koleksi bersiluet loose bernuansa pewarnaan alami seperti indigo untuk biru, coklat dari tanah, serta kuning dari buah jolawe.
Denimitup

Brand Denimitup menghadirkan ‘Revelation’, koleksi terbaru yang memadukan teknik jahitan split-pattern, warna kontras berani, serta reinterpretasi kain tradisional seperti batik dan songket. Dalam koleksi tersebut, ditonjolkan keterampilan tangan para ilustrator, pembuat pola, penjahit, dan perajin dalam menciptakan tampilan denim kontemporer dengan ikon Trilogo sebagai ciri khas.

