Mamula Island by Banyan Tree Resmi Dibuka, Resort Pertama Banyan Tree di Eropa

Sebuah benteng abad ke-19 menjelma menjadi destinasi luxury hospitality, memadukan sejarah, wellness, dan keindahan pesisir Adriatik - read more

Banyan Tree resmi memperluas jejak globalnya ke Eropa melalui pembukaan Mamula Island by Banyan Tree. Sebuah resort eksklusif yang berdiri di atas pulau kecil di pintu masuk Teluk Kotor (Bay of Kotor), Montenegro. Menjadi properti Banyan Tree pertama di Eropa, resort ini menandai babak baru bagi brand hospitality asal Asia tersebut dalam menghadirkan pengalaman menginap yang berpadu dengan sejarah, budaya, dan alam.

Berlokasi di sebuah benteng bersejarah yang dibangun pada pertengahan abad ke-19, Mamula Island telah melalui proses restorasi selama tujuh tahun sebelum akhirnya dibuka sebagai resort mewah berkapasitas 32 kamar. Proyek ini mempertahankan karakter arsitektur asli benteng sekaligus menghadirkan sentuhan desain kontemporer melalui penggunaan material alami seperti batu, kayu ek, kuningan, serta karya para perajin lokal Montenegro.

Pengalaman Menginap dengan Panorama Laut Adriatik

Perjalanan menuju pulau menjadi bagian dari pengalaman. Para tamu dapat menggunakan kapal privat yang menyeberangi Teluk Kotor atau memilih perjalanan helikopter dari Dubrovnik maupun Tivat, menikmati panorama Laut Adriatik dari udara sebelum memasuki kawasan resort. Seluruh kamar dan suite menghadap langsung ke laut, sementara Heritage Suites tetap mempertahankan elemen-elemen asli benteng sebagai identitas Mamula Island. Bahkan, Heritage Sky Suites meraih penghargaan Best Hotel Suite dalam AHEAD Awards Europe dan masuk daftar sepuluh suite terbaik dunia.

Pengalaman kuliner di Mamula Island juga dirancang untuk merefleksikan kekayaan pesisir Montenegro. Restoran Parasol menyajikan konsep crudo dengan hasil laut segar sebagai bintang utama, sementara Kamena Restaurant menghadirkan hidangan berbahan lokal dengan panorama Laut Adriatik. Bagi tamu yang ingin menikmati suasana santai, Celeste menawarkan menu yang terinspirasi dari tradisi kuliner pesisir Italia, Karibia, hingga kawasan Levant. Saat malam tiba, Pinea Bar menghadirkan pengalaman speakeasy lengkap dengan koktail racikan tangan dan malam penuh alunan musik vinyl di bawah langit terbuka.

Wellness, Kuliner, dan Budaya dalam Satu Destinasi

Sebagai salah satu ciri khas Banyan Tree, wellness menjadi elemen penting dalam pengalaman menginap. Banyan Tree Spa yang berada di dalam menara benteng bersejarah menghadirkan beragam terapi yang mengacu pada 8 Pillars of Wellbeing, dipadukan dengan penggunaan tanaman dan bahan-bahan alami khas Montenegro. Selain fasilitas sauna, steam room, halotherapy room, flotation chamber, dan hydrotherapy, para tamu juga dapat menikmati terapi tradisional khas Thailand, Indonesia, dan Tiongkok, termasuk perawatan ikonis Royal Banyan.

See also  Lebih dari Spa, Ini Cara Jimbaran Puri Merayakan Wellness di Bali

Di luar area spa, Mamula Island menawarkan beragam aktivitas yang menghubungkan tamu dengan lanskap pesisir Montenegro. Mulai dari menjelajahi pulau menggunakan kayak, paddleboard, water bike, dan e-bike, hingga mengikuti pengalaman kurasi seperti berenang saat matahari terbit di Blue Cave, mengunjungi Kota Tua Kotor, Taman Nasional Lovćen, Danau Skadar, hingga Sungai Tara. Wisata kuliner di Semenanjung Luštica juga menjadi bagian dari pengalaman yang memperkenalkan budaya dan kehidupan masyarakat lokal.

Mamula Island juga menempatkan seni dan budaya sebagai bagian dari pengalaman menginap. Program Artists-in-Residence menghadirkan seniman lokal dan regional melalui lokakarya, pameran, sesi bersama para perajin, pertunjukan opera, konser musik, hingga Operosa Music Festival. Resort ini juga dapat disewa secara eksklusif untuk penyelenggaraan pernikahan, retreat, maupun berbagai acara privat yang memanfaatkan area benteng, taman, spa, hingga pantai pribadi.

Dengan perpaduan antara sejarah, desain, wellness, dan eksplorasi alam, Mamula Island by Banyan Tree menjadi lebih dari sekadar destinasi menginap. Kehadirannya memperlihatkan bagaimana sebuah benteng berusia lebih dari satu abad dapat berevolusi menjadi sanctuary modern yang tetap menghormati warisan budaya sekaligus menghadirkan standar luxury hospitality khas Banyan Tree di kawasan Eropa.

By: Kazuri Team

Photo: Courtesy of Banyan Tree