
Paduan suara arahan Avip Priatna ini menjadi Juara Umum di kompetisi bergengsi di Eropa - read more
Musik bukan sekadar rangkaian nada, melainkan sebuah bentuk kemewahan seni yang mampu melintasi batas negara. Di tengah riuh rendah panggung seni internasional, The Resonanz Children’s Choir (TRCC) kembali mengukir prestasi estetis yang luar biasa. Di bawah arahan konduktor maestro Avip Priatna, paduan suara anak kebanggaan Indonesia ini sukses dinobatkan sebagai Grand Prize Winner (Juara Umum) dalam ajang bergengsi 30th Béla Bartók International Choir Competition di Debrecen, Hungaria.
Kompetisi ini bukanlah panggung biasa. Sebagai bagian dari konsorsium European Grand Prix for Choral Singing (EGP), Béla Bartók dikenal memiliki standar penilaian tinggi dan sangat kompetitif, yang berfokus pada karya acapella kontemporer abad ke-20 dan ke-21.

Elegansi Teknik dalam Repertoar Kontemporer
Berbeda dari penampilan biasanya yang kerap membawa keindahan lagu tradisional Indonesia, kali ini TRCC memilih beradaptasi dengan membawakan program lagu bernuansa modern kontemporer. Sebuah langkah berani yang menuntut disiplin tingkat tinggi.
TRCC berkompetisi dalam dua kategori utama dan menyapu bersih posisi puncak:
- Juara Satu Kategori Children’s Choir dengan perolehan mengagumkan 95,5 poin. Pada kategori ini, mereka membawakan karya-karya rumit seperti O Sapientia (Tadeja Vulc) dan Deus Ultionum (Levente Gyöngyösi).
- Juara Satu Kategori Free Program dengan nilai impresif 98 poin, di mana mereka berhasil mengungguli paduan suara dewasa melalui lagu-lagu menantang, termasuk 137 Hip-Street karya komposer muda Indonesia, Fero Aldiansya Stefanus.
Atas interpretasi ekspresifnya, Avip Priatna juga dianugerahi penghargaan personal: Conductor Prize for Outstanding Interpretation of Contemporary Pieces and Expressive Choral Sounding.
“Membawakan repertoar musik kontemporer abad ke-20 dan 21 merupakan tantangan yang sangat besar,” ungkap Avip Priatna. “Saya sangat bangga melihat kerja keras anak-anak ini. Mereka tidak hanya berhasil mengatasi tingkat kesulitan musik yang tinggi, tetapi juga mampu menyampaikannya dengan sangat baik di panggung internasional.”
Simfoni Suara Jernih yang Memukau Juri Internasional
Tampil sebagai pembuka pada babak Grand Prize, TRCC bersaing ketat dengan paduan suara elite dunia dari Amerika Serikat, Puerto Rico, dan Latvia. Di tengah kontestan lain yang mendominasi dengan karakter suara besar dan kuat, TRCC justru memikat hati dewan juri internasional lewat kejernihan vokal yang murni.
Apresiasi tinggi datang langsung dari Ibu Penny Dewi Herasati, Duta Besar LBBP Republik Indonesia untuk Hungaria yang hadir menyaksikan momen magis tersebut secara langsung.
“Ketika TRCC mulai bernyanyi, yang terdengar justru suara anak-anak yang ringan dan jernih, dengan talenta serta keahlian tinggi,” tutur Ibu Penny. “Setelah menyaksikan kelompok lainnya yang memiliki karakter suara besar dan kuat, saya baru menyadari bahwa teknik yang ditampilkan anak-anak TRCC jauh lebih menantang. Mereka tidak sekadar menyanyikan lagu, tetapi juga menampilkan penguasaan teknik vokal, dinamika, artikulasi, serta musikalitas yang membutuhkan disiplin tinggi.”

Menuju Panggung Utama: European Grand Prix 2027
Kemenangan gemilang di Hungaria ini tidak hanya membawa pulang trofi, tetapi juga menjadi tiket emas bagi TRCC untuk melangkah ke babak final European Grand Prix for Choral Singing 2027 di Arezzo, Italia. Mereka akan berdiri sejajar menantang para juara umum tahun 2026 dari kompetisi-kompetisi bergengsi Eropa lainnya.
Kamu bisa menyaksikan rekaman penampilan memukau TRCC di babak pertandingan maupun Grand Prix dapat dinikmati melalui kanal YouTube @PapagenoLive. Kemenangan ini adalah bukti nyata bahwa talenta muda Indonesia mampu menguasai kompleksitas seni kontemporer global dengan penuh keanggunan.
By: Kazuri Team
Photo: Courtesy of TRCC
