
Akan berlangsung 26 Juli hingga 17 Agustus, FOTO Bali Festival merayakan kehidupan melalui kekuatan visual storytelling. - read more
Nuanu Creative City, kawasan kreatif yang berlokasi di Bali, akan menggelar FOTO Bali Festival, sebuah festival fotografi internasional yang didedikasikan untuk mengeksplorasi kekuatan visual storytelling (bercerita melalui lensa). Berlangsung dari 26 Juli hingga 17 Agustus 2025, festival ini akan mempertemukan fotografer, seniman, pencerita, dan para profesional industri kreatif dari Indonesia maupun mancanegara.
Melalui pameran, diskusi panel, dan workshop interaktif, FOTO Bali Festival menghadirkan program yang dinamis dan imersif, mengajak audiens turut terlibat dengan fotografi sebagai medium untuk refleksi, percakapan, dan koneksi. Festival ini memperkuat posisi Bali sebagai pusat kreativitas yang berkembang di Asia Tenggara, khususnya dalam bidang fotografi dan budaya visual.

‘LIFE’ dalam Berbagai Perspektif
Mengusung tema ‘LIFE’ edisi perdana festival ini mengajak kita merenungkan perjalanan sebagai manusia — tentang tujuan, transformasi, dan keberadaan — di tengah dunia yang terus berkembang.
Melalui berbagai eksplorasi visual dan cerita, festival ini akan melihat kembali bagaimana ‘LIFE’ (kehidupan) terungkap dalam banyaknya perspektif, baik dengan cahaya yang terang maupun gelap seperti bayangan. Fotografi menjadi medium untuk refleksi, dialog, dan perayaan — bingkai demi bingkai — yang menyoroti pengalaman manusia di mana pun mereka berada, apa pun budayanya, dan setiap generasi.

Ruang Tumbuh
“Fotografi mengajak kita untuk melambat dan melihat lebih dalam — lebih dari sekadar permukaan dan memaknai setiap lapisan-lapisan makna dari sebuah tempat, identitas, atau pun memori. Di wilayah Indonesia, dan khususnya di Bali di mana tradisi bercerita menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, fotografi menjadi jembatan yang kuat: antar generasi, antara tanah dan upacara, antara lokal dan global. FOTO Bali Festival diselenggarakan untuk menghormati keterkaitan itu,” ujar Kelsang Dolma, Festival Director of FOTO Bali Festival.
Menurut Dolma, kehadiran FOTO Bali Festival bukan hanya untuk memamerkan karya, tetapi juga sebagai ruang tumbuh bagi ekosistem berbasis lensa yang masih berada di tahap awal. “Ini tentang pertumbuhan jangka panjang, dialog yang bermakna, dan menjadi tempat di mana suara-suara fotografi Asia Tenggara dapat terlihat dan terdengar.”
FOTO Bali Festival merupakan bagian dari misi besar Nuanu untuk menumbuhkan kreativitas lintas disiplin. Sering dijuluki sebagai “museum ruang terbuka” di mana seni, alam, dan teknologi saling beririsan, Nuanu berkomitmen mendukung fotografi sebagai bentuk seni yang penting, seiring dengan berbagai inisiatif budaya yang menjangkau dari Bali hingga panggung internasional seperti Venesia.
Festival ini menjadi pembuka menuju Art & Bali 2025, art fair internasional pertama di Bali dengan konsep unik, yang akan memposisikan Bali sebagai destinasi seni — baik tradisional maupun kontemporer — di kawasan Asia Tenggara.
By: Kazuri Team | Photo: Courtesy of NUANU
